Labels

Tuesday, October 22, 2013

120 Juta Tahun Lalu, Burung Punya Dua Ekor

Tim paleontologi dari Chinese Academy of Sciences, di Beijing, China, mengungkapkan bahwa 120 juta tahun lalu burung memiliki dua ekor. Temuan ini membuat jalur evolusi yang rumit dari spesies burung.

Melansir Fox News, hal itu diketahui dari fosil burung purba Jeholornis. Habitatnya di China bersama hewan pra-sejarah lainnya.



Burung Jolohornis [ilustrasi]

Mimpi-mimpi Seperti Ini Bisa Menunjukkan Kondisi Kesehatan Anda

Semua orang pasti pernah bermimpi saat tidur, baik mimpi indah maupun mimpi buruk. Ada banyak cara untuk menafsirkan mimpi, misalnya terkait dengan peruntungan. Secara medis, bisa punya menunjukkan status kesehatan.

Diperkirakan, manusia mengalami mengalami 4-6 mimpi dalam semalam. Namun dari sekian banyak mimpi, hanya sekitar 2-3 yang bisa diingat saat bangun tidur. Dibanding laki-laki, perempuan lebih banyak mengingat mimpi.

Beberapa penelitian mengaitkan jenis-jenis mimpi dengan status kesehatan seperti dikutip dari Daily Mail.


1. Mimpi buruk

Monday, October 21, 2013

Legenda Li Ching Yuen, Pria Berusia 256 Tahun

Pada Mei 1933, majalah The New York Times dan Time memberitakan kematian seorang kakek tua yang berasal dari China bernama Li Ching Yuen. Yang menjadi perdebatan adalah umurnya. Li Ching Yuen mengaku bahwa dia lahir pada tahun 1736. Dengan demikian berarti dia berusia 197 tahun pada hari kematiannya.

Bagaimana Proses Terjadinya Air Mata?

Air mata berasal dari proses yang disebut lakrimasi. Lakrimasi diambil dari kata lacrima, yang dalam bahasa Latin berarti “air mata”. Lacrima gland (kelenjar air mata) yang terletak di bagian atas mata, tepatnya di bagian antara kelopak mata dan alis secara rutin menyebarkan cairan yang membasahi mata setiap kali mata berkedip.

Amygdala, Pengatur Emosi Anda

Selain IQ  atau kecerdasan intelektual, EQ (emotional quotient) juga penting dalam hidup seseorang. EQ adalah kemampuan seseorang untuk menerima, menilai, mengelola, serta mengontrol emosi dirinya dan orang lain di sekitarnya.

Menurut Howard Gardner (1983) terdapat lima pokok utama dari kecerdasan emosional seseorang, yakni mampu menyadari dan mengelola emosi diri sendiri, memiliki kepekaan terhadap emosi orang lain, mampu merespon dan bernegosiasi dengan orang lain secara emosional, serta dapat menggunakan emosi sebagai alat untuk memotivasi diri.

 
worldental.org

Pameran Seni Manipulasi Foto Sebelum Era Digital

Fotografi era digital dengan software olah gambar telah membawa perubahan dalam dunia fotografi dengan meningkatnya kesadaran akan sejauh mana hasil foto dapat dimanipulasi. Sebelum era digital ternyata praktek manipulasi foto sudah dilakukan.

"Faking It: Manipulated Photography Before Photoshop at Metropolitan Museum of Art" adalah pameran terbesar pertama fotografi manipulasi sebelum era digital.

Pameran ini diadakan di Metropolitan Museum of Art, New York. Dibuka mulai dari tanggal 11 Oktober 2012 dan akan berlangsung sampai 27 Januari 2013.

Menampilkan sekitar 200 foto yang dibuat antara tahun 1840 hingga 1990 dengan berbagai tema seperti: seni, politik, berita, entertainment dan komersial.

Foto-foto dalam pameran ini diubah dengan menggunakan berbagai teknik seperti multiple exposure, combination printing, photomontage, overpainting dan retouching pada negatif film atau hasil cetak.

Berikut adalah beberapa foto yang dipamerkan dalam acara tersebut:



Scene of Murder and Decapitation (1870)

Permainan Fotografi Dengan Teknik Manipulasi Perspektif yang Keren dan Unik

Fotografi sekarang seakan menjadi tren terbaru bagi semua kalangan masyarakat. Seiring dengan semakin terjangkaunya harga alat dan pendukung fotografi, tak pelak lagi memunculkan banyak sekali ide-ide kreatif yang sangat menarik dan menghibur.

Salah satu teknik yang sekarang memiliki banyak penggemar, atau mungkin secara tidak sengaja Anda sering juga menggunakan teknik ini, adalah teknik manipulasi perspektif. Berawal dari permainan lucu, teknik ini menjadi sebuah aliran tersendiri.


Foto Perspektif yang Kreatif

Thursday, August 22, 2013

Universitas Kehidupan

Universitas Kehidupan
Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS
Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR
Jika setiap doa kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR.

Seorang yang dekat dengan Tuhan, bukan berarti tidak ada air mata
Seorang yang taat pada Tuhan, bukan berarti tidak ada kekurangan
Seorang yang tekun berdoa, bukan berarti tidak ada masa sulit
Biarlah Tuhan yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena Dia tahu yang tepat untuk memberikan yang terbaik.

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN
Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN
Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN.

Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN
Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN
Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEMURAHAN HATI.

Tetap semangat….
Tetap sabar….
Tetap tersenyum…..

Karena kamu sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN
TUHAN menaruhmu di “tempatmu” yang sekarang, bukan karena “KEBETULAN”
Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan
MEREKA di bentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIR MATA.
[Disadur dari Buku "Sepatu Dahlan Iskan"]

Katak Dan Siput

Katak Dan Siput
Ada seekor siput selalu memandang sinis terhadap katak. Suatu hari, katak yang kehilangan kesabaran akhirnya berkata kepada siput: “Tuan siput, apakah saya telah melakukan kesalahan, sehingga Anda begitu membenci saya?”
Siput menjawab: “Kalian kaum katak mempunyai empat kaki dan bisa melompat ke sana ke mari, Tapi saya mesti membawa cangkang yang berat ini, merangkak di tanah, jadi saya merasa sangat sedih.”
Katak menjawab: “Setiap kehidupan memiliki penderitaannya masing-masing, hanya saja kamu cuma melihat kegembiraan saya, tetapi kamu tidak melihat penderitaan kami (katak).”
Dan seketika, ada seekor elang besar yang terbang ke arah mereka, siput dengan cepat memasukan badannya ke dalam cangkang, sedangkan katak dimangsa oleh elang.
Nikmatilah kehidupanmu, tidak perlu dibandingkan dengan orang lain. keirian hati kita terhadap orang lain akan membawa lebih banyak penderitaan. Lebih baik pikirkanlah apa yang kita miliki. Hal tersebut akan membawakan lebih banyak rasa syukur dan kebahagiaan bagi kita sendiri.

Kisah Bunga Mawar dan Pohon Bambu

Kisah Bunga Mawar dan Pohon Bambu
Di sebuah taman, terdapat taman bunga mawar yang sedang berbunga. Mawar-mawar itu mengeluarkan aroma yang sangat harum. Dengan warna-warni yang cantik, banyak orang yang berhenti untuk memuji sang mawar. Tidak sedikit pengunjung taman meluangkan waktu untuk berfoto di depan atau di samping taman mawar. Bunga mawar memang memiliki daya tarik yang menawan, semua orang suka mawar, itulah salah satu lambang cinta.
Sementara itu, di sisi lain taman, ada sekelompok pohon bambu yang tampak membosankan. Dari hari ke hari, bentuk pohon bambu yang begitu saja, tidak ada bunga yang mekar atau aroma wangi yang disukai banyak orang. Tidak ada orang yang memuji pohon bambu. Tidak ada orang yang mau berfoto di samping pohon bambu. Maka tak heran jika pohon bambu selalu cemburu saat melihat taman mawar dikerumuni banyak orang.
“Hai bunga mawar,” ujar sang bambu pada suatu hari. “Tahukah kau, aku selalu ingin sepertimu. Berbunga dengan indah, memiliki aroma yang harum, selalu dipuji cantik dan menjadi saksi cinta manusia yang indah,” lanjut sang bambu dengan nada sedih.
Mawar yang mendengar hal itu tersenyum, “Terima kasih atas pujian dan kejujuranmu, bambu,” ujarnya. “Tapi tahukah kau, aku sebenarnya iri denganmu,”
Sang bambu keheranan, dia tidak tahu apa yang membuat mawar iri dengannya. Tidak ada satupun bagian dari bambu yang lebih indah dari mawar. “Aneh sekali, mengapa kau iri denganku?”

Pelaut dan Profesor

Pelaut dan Profesor
Ada kisah mengenai pelaut tua dan seorang professor. Ini terjadi di zaman ketika orang orang masih bepergian dari satu Negara ke Negara lain menggunakan kapal laut, sebelum era penerbangan murah seperti zaman sekarang. Profesor ini hendak pergi dari Sidney ke San fransisco utk memberikan kuliah tamu.
Pada malam pertama di atas kapal, usai bertolak dari Sydney, Profesor barusan mendapat makan malam luar biasa menyenangkan di aula perjamuan, lalu ia pergi ke dek untuk menghirup udara segar laut. Ketika berjalan di dek, ia melihat seorang pelaut tua yg tengah bersandar di pinggiran kapal, menatap ke samudra di bawahnya.
Ia memutuskan untuk bercakap cakap dgn pelaut ini, karena meski kelihatannya pekerjaan sebagai pelaut ini sederhana, namun pria ini pasti telah mengarungi samudra selama waktu yg sangat lama. Pasti ia telah mempelajari sesuatu yg berguna. Professor selalu ingin meningkatkan limpahan pengetahuannya yang ia pikir sebagai makna hidupnya. Ia menghampiri pelaut itu dan berkata,” Pak tua, sudah berapa lama Anda melaut?”

Pelajaran Nenek Penjual Sapu

Seorang teman menceritakan kekagumannya pada seorang nenek yang mangkal di depan Pasar Godean, Sleman, Yogyakarta. Ketika itu hari Minggu, saat dia dan keluarganya hendak pulang usai silaturahim bersama kerabat, mereka melewati Pasar Godean.

Ibu dan teman saya tergoda membeli ayam goreng di depan pasar untuk sajian makan malam. Kebetulan hari mulai gelap. Di samping warung ayam goreng tersebut ada seorang nenek berpakaian lusuh bak pengemis, duduk bersimpuh tanpa alas, sambil merangkul tiga ikat sapu ijuk. Keadaannya terlihat payah, lemah, dan tak berdaya. Setelah membayar ayam goreng, ibu teman saya bermaksud memberi Rp. 1000,- (tahun 2004) karena iba dan menganggap nenek tadi pengemis. Saat menyodorkan lembaran uang tadi, tidak diduga si nenek malah menunduk kecewa dan menggeleng pelan. Sekali lagi diberi uang, sekali lagi nenek itu menolak.
Penjual ayam goreng yang kebetulan melihat kejadian itu kemudian menjelaskan bahwa nenek itu bukanlah pengemis, melainkan penjual sapu ijuk. Paham akan maksud keberadaan sang nenek yang sebenarnya, ibu teman saya akhirnya memutuskan membeli tiga sapunya yang berharga Rp. 1.500,- per ikat. Meskipun ijuknya jarang-jarang dan tidak bagus, ikatannya pun longgar.


Menerima uang Rp. 5.000,- si nenek tampak ngedumel sendiri. Ternyata dia tidak punya uang kembalian/
"Ambil saja uang kembaliannya,", kata ibu teman saya. Namun, si nenek ngotot untuk mencari ang kembalian Rp. 500,-. Dia lalu bangkit dan dengan susah payah menukar uang di warung terdekat.

Ibu teman saya terpaku melihat polah sang nenek. Sesampainya di mbol, ia masih terus berpikir, bagaimana mungkin di zaman sekarang masih ada orang yang begitu jujur, mandiri, dan mempunyai harga diri yang begitu tinggi.

Ngomong-ngomong, Anda pernah bertemu dengan orang yang serupa dengan nenek penjual sapu ini? Boleh dibagi ceritanya untuk kita semua :)

Kisah oleh Rizky Taufan, di Kudus, sebagaimana yang termuat di Majalah Intisari Agustus 2004.

Kepemimpinan: Tugas, Sifat, dan Syarat

Kepemimpinan atau leadership adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang-orang lain agar bekerjasama sesuai dengan rencana demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Dengan demikian kepemimpinan memegang peranan yang sangat penting dalam manajemen, bahkan dapat dinyatakan, kepemimpinan adalah inti dari managemen.

Di dalam kenyataan, tidak semua orang yang menduduki jabatan pemimpin memiliki kemampuan untuk memimpin atau memiliki ‘kepemimpinan’, sebaliknya banyak orang yang memiliki bakat kepemimpinan tetapi tidak pernah mendapat kesempatan untuk menjadi pemimpin dalam arti yang sebenarnya.

Sedang pengertian ‘kepala’ menunjukan segi formal dari jabatan pemimpin saja, maksudnya secara yuridis-formal setiap orang dapat saja diangkat mengepalai sesuatu usaha atau bagian (berdasarkan surat keputusan atau surat pengangkatan), walaupun belum tentu orang yang bersangkutan mampu menggerakan mempengaruhi dan membimbing bawahannya serta (memimpin) memiliki kemampuan melaksanakan tugas-tugas untuk mencapai tujuan.
1. Jenis-jenis kepemimpinan
Sepanjang perjalanan sejarah manusia, selalu ditemui adanya pemimpin-pemimpin dalam berbagai bidang kegiatan yang pada dasarnya dapat digolongkan menjadi 4 jenis kepemimpinan:
1. Kepemimpinan di bidang rohaniah
2. Kepemimpinan di bidang politik
3. Kepemimpinan di bidang militer, dan
4. Kepemimpinan di bidang managerial
Adapun yang menjadi pokok masalah pembahasan dalam buku ini adalah jenis kepemimpinan yang terakhir atau kepemimpinan di bidang manajerial khususnya dalam bidang seni pertunjukan.

Sunday, August 4, 2013

17 Keistimewaan Orang Kidal


  • Menurut statistik, dari sebuah populasi, 15%-nya termasuk kidal. Pria biasanya dua kali lebih cenderung kidal daripada wanita.
  • Orang kidal memiliki kemungkinan lebih besar untuk mejadi jenius. 20% dari jumlah anggota organisasi MENSA, sebuah organisasi untuk orang-orang dengan IQ tertinggi sedunia, dilaporkan kidal.
  • Jika Kamu pria, kidal, dan sedang kuliah, maka diperkirakan Kamu akan 15% lebih kaya daripada pria yang tidak kidal. Nah, kalau sampai tamat kuliah, pria kidal akan 20% lebih kaya!
  • Walau begitu orang kidal memiliki kecendrungan lebih tinggi untuk kecanduan alkohol.
  • Jika kedua orangtua kidal, maka ada kemungkinan 50% keturunan mereka juga akan kidal. Sementara jika kedua orangtua tidak kidal, kemungkinan tadi akan turun menjadi 2% saja.
  • Psikolog dari Universitas Queen di Belfast menyatakan bahwa kucing betina cenderung tidak kidal, sementara kucing jantan cenderung kidal (siapa sangka, kucing bisa kidal juga!).
  • Are you genius???

    Question 1
    What is the word coiled inside this circle?
    Question 2
    If it were two hours later, it would be half as long until midnight as it would be if it were an hour later. What time is it now?
    Question 3
    Which vowel comes midway between J and T?
    Question 4
    Following the pattern shown in the number sequence below, what is the missing number?
    Question 5
    Which of the designs best completes the following sequence?

    Thursday, July 4, 2013

    Nomor Penting Orang Percaya


    Nomor telpon ke sorga
    MENELPON TUHAN
    ☎ Kring.. ☎Kring..☎ Kring…☎
    ‎‎‎Ketika kamu memanggil, Tuhan pasti menjawab… “Ini Aku” (Yesaya 58:9).
    Ketika kamu ingin memanggilNYA, silahkan menggunakan “NOMOR TELPON DARURAT” dibawah ini (dibuka di Alkitab sendiri…. ya):
    ☎Saat kamu berduka atas meninggalnya orang yang dikasihi, putar 2 Korintus 5:1
    ☎Ketika kamu takut,putar Mazmur 56:4-6
    ☎Jika kamu ingin berbuah, putar Yohanes 15
    ☎Ketika kamu berdosa, putar Mazmur 51; Yesaya 1:18
    ☎Ketika kamu khawatir, putar Mazmur 55:23.
    ☎Ketika kamu dalam bahaya, putar Mazmur 91
    ☎Ketika Tuhan terasa jauh, putar Mazmur 139

    Tuesday, July 2, 2013

    Apa Personality Kamu?

    Karakteristik sifat manusia paling mendasar terbagi menjadi 4 bagian. Plegmatis, Sanguinis, Koleris, dan Melankolis. Masing - masing karakter tersebut tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan. Karakter sifat manusia inilah yang biasanya menjadi dasar pemikiran cara seseorang untuk mengambil langkah dalam suatu tindakan misalnya cara bersosialisasi kepada orang lain, cara berbisnis, dan lain-lain. Pengenalan karakter ini juga sangat penting bagi seseorang untuk meminimalkan sifat negatif dan memaksimalkan sifat positif yang dimilikinya.

    Berikut ini adalah penjelasan singkat tentang 4 dasar karakteristik sifat manusia, mulai sifat - sifat kelebihan dan kekurangannya.


    Karakteristik Sifat Plegmatis 

    Plegmatis dijuluki "pecinta kedamaian" atau seseorang yang selalu tenang, cukup diam dan tertutup, namun Plegmatis tidak menuntut lambat dan kalem. Orang yang bersifat plegmatis ini adalah teman yang menyenangkan, mereka

    Sunday, May 12, 2013

    Berangkat ke Amerika Serikat untuk Jadi Pembantu, akhirnya lulus S3 di Harvard


     
    :"For those who want to live, the sky is the limit".

    ~ Dr. Jin Kyu Robertson ~

    Dr. Jin Kyu (Suh) Robertson lahir dan dibesarkan di Korea. Beliau pernah bekerja sebagai buruh pabrik, pelayan, dan pembantu rumah tangga. Pada usia 22 tahun, beliau pindah (emigrasi) ke Amerika Serikat untuk menjadi pembantu rumah tangga (sebuah lowongan pekerjaan yang beliau temukan melalui sebuah iklan di koran terbitan Korea) dengan kondisi saat itu tidak bisa berbahasa Inggris dan hanya memegang sebuah tiket untuk pergi serta uang sebesar 100 Dolar Amerika. Pada usia 28 tahun menjadi tentara Amerika Serikat, kemudian pensiun dengan pangkat Mayor, mendapatkan gelar Master pada usia 43 tahun dan gelar Doktor pada usia 57 tahun (keduanya diraih di Harvard). Kini beliau adalah seorang pembicara motivasional yang inspiratif, penulis buku autobiografi dan penyiar di sebuah acara talk show "American Dreams: The Sky Is The Limit" di radio Voice America/World Talk. (Silakan download dan dengar wawancara dengan beliau "From Immigrant Housemaid to Harvard Graduate" di Post #2).


    Siapapun yang pernah dekat dan bergaul akrab dengan Jin Kyu Robertson pasti terkesan akan sambutan hangatnya, kekuatan, ketabahan,

    Saturday, May 4, 2013

    Kejatuhan Musisi Ternama : Lucifer

    Sungguh sangat tak mungkin Allah yang begitu suci dapat menciptakan satu makhluk yang kemudian menjadi iblis jahanam. Ini sebenarnya bertentangan dengan semua sifat Allah. Namun demikian, iblis merupakan realita dan sepak terjangnya sudah banyak memberi pengaruh buruk kepada dunia ini. Dalam Alkitab ditulis tentang asal mula iblis. Meskipun tidak dijelaskan secara rinci, nampaknya Allah sendiri enggan menceritakan tragedi yang begitu menyedihkan itu, namun ada ayat-ayat yang memberi sinar terang pada misteri ini.
                    Yehezkiel 28:11-19 dan Yesaya 14:12-14 mencatat tentang keadaan mula-mula dan kejatuhan Lusifer yang kemudian menjadi iblis. Kata “Lusifer” memang tidak terdapat dalam Alkitab terjemahan LAI. Hanya ditemukan dalam terjemahan bahasa Inggris versi King James (KJV) : “How art thou fallen from Heaven, O Lucifer, son of the morning! How art thou cut down to the ground, which didst weaken the nations!” (Yesaya 14:12). Sebutan ini berasal dari bahasa latin yang digunakan oleh Jerome, ketika menterjemahkan Alkitab ke dalam bahasa latin yang disebut Vulgata pada abad ke-4. Dalam bahasa Ibrani diterjemahkan “Helel”, yang artinya sama dengan Lusifer (dari “Luci” dan “foros”) yaitu “Pembawa Cahaya”. LAI menterjemahkan sebagai “Bintang Timur” (yang kemudian menjadi rancu dengan istilah untuk Yesus sebagai “Bintang Timur” (Wahyu 22:16 bnd Mat2:9)). Lusifer diciptakan Allah bersama-sama dengan para malaikat yang lainnya sebelum dunia dijadikan (Ayub 38:6-7 bnd Yeh 28:13,15). Dia tergolongan malaikat yang disebut kerubim (Yeh 28:14) yang terindah. Nabi Yehezkiel menyebutnya sebagai makhluk yang “maha indah”, suatu gambaran tentang keindahan yang sempurna. Hikmat dan pengetahuannya sangat tinggi (Yeh 28:12 menulis “penuh hikmat”). Selain itu, kemanapun dia jalan, selalu diiringi dengan alat musik seperti rebana (alat musik pukul) dan bangsi (alat musik tiup sejenis recorder atau suling).
                    Rupanya Lusifer didisain Tuhan sebagai malaikat yang pandai bernyanyi dan bermusik. Maka tidak heran, Allah mempercayakannya menjadi pemimpin pujian dan penyembahan di Surga. Dalam prakteknya, Lusifer tidak perlu berteriak-teriak memanggil penghuni Surga lain untuk berkumpul dan menyembah Tuhan, tapi dengan kepakkan sayapnya, maka terdengarlah puji-pujian yang indah di Surga dan seisi Surga sujud menyembah Tuhan. Dia malaikat yang sempurna dan kharismanya luar biasa. Ia juga memiliki kekaguman penghuni Surga. Allahpun memberi dia kedudukan yang dekat dengan takhtaNya yang penuh dengan bebatuan yang indah. (Yeh 28:13-14).
                    Dari tulisan ini, penulis bukan mau mengagungkan Lusifer, tetapi ingin sekedar menggambarkan bahwa ciptaan  Allah ini sungguh perfect. Sehingga tak berkelebihan kalau Lusifer dianggap sebagai musisi ternama di Surga pada waktu itu.
     KEJATUHAN MUSISI TERNAMA
                    Semula, kelakuan dan sikap hati Lusifer suci dan sama sekali “tidak bercela” (Yeh 28:15). Dan sebagai bagian dari golongan malaikat yang dinamakan Kerub ini, tentu mula pertama Lusiferlah yang dipercaya menjaga kekudusan Tuhan (Kej 3:22-24; Yeh 10:1-10; Kel 25:18). Ada penafsir yang mengatakan dari beberapa malaikat penghulu (pemimpin) di Surga, seperti Michael, Gabriel, mungkin juga Rafael (dalam kitab Tobit) dan Lusifer, maka Lusiferlah yang paling disayang Tuhan. Hal ini mungkin dapat didebat, tapi yang pasti Allah sudah memberikan Lusifer segala sesuatu kecuali takhtaNya. Namun demikian Lusifer tidak puas dengan kedudukannya yang ada. Dia tergoda dalam hatinya ingin menyamai Allah, mau disembah dan dilayani. Hal ini ditulis dalam Yesaya 14:12-14 ada lima kali kata aku hendak. “Engkau yang tadinya berkata dalam hatiMu: Aku hendak naik ke langit (mau merebut Surga), aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah (bintang Allah adalah malaikat-malaikat Allah), dan hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara (mau memerintah). Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan (awan-awan merupakan gambaran kemuliaan Tuhan), hendak menyamakan yang Mahatinggi!” Ayat ini menunjukkan ambisi Lusifer yang berujung pada pemberontakkan dan kejatuhannya. Bisa dinamakan ini merupakan rencana kudetanya Lusifer dalam rangka melengser Allah dari singgasanaNya. Dia memang malaikat yang berkharisma dan punya pengaruh besar di Surga. Lama kelamaan dia merasa karena dirinyalah seisi Surga sujud menyembah Tuhan, dia berubah menjadi sombong dan serakah.
                    Setidaknya untuk menggolkan rencananya tersebut ada sepertiga malaikat yang terhasut untuk melawan Allah juga untuk kepentingan pribadinya (Wahyu 12:4; 7-9). Banyak versi mengenai kapan persitiwa pemberontakan tersebut. Yang terpenting di dalam persoalan ini ialah Allah murka kemudian melemparkan Lusifer dan pengikut-pengikutnya ke bumi. Yesaya mencatat kejatuhan Lusifer :”Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur (terjemahan KJV “Lucifer”), putera fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi…” (Yes 14:12). Dalam Yehezkiel 28:15-17 dipaparkan pengusiran tersebut :”Engkau tak bercela di dalam tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu sampai terdapat kecurangan padamu. Dengan dagangmu yang besar engkau penuh dengan kekerasan dan engkau berbuat dosa. Maka Kubuangkan engkau dari gunung Allah dan kerub yang berjaga membinasakan engkau dari tengah batu-batu yang bercahaya. Engkau sombong karena kecantikanmu, hikmatmu kau musnahkan demi semarakmu. Ke bumi kau kulempar…” Ini ganjaran dari makhluk yang berkharisma tetapi tidak berkarakter Illahi. Dibuang dari hadapan Allah. Lusifer tidak berhasil untuk menggulingkan Allah dan selamanya tidak akan pernah berhasil. Karena hal itu merupakan ambisi yang musthail. Tapi dia berhasil menjadi jahat dan menjadi pemimpin setan dan roh-rph jahat yang dijuluki ‘iblis’ (bhs Yunani “Diabolos” artinya pendakwa, pemfitnah, penuduh). Lusifer tetap dengan pesonanya, begitupun malaikat-malaikat yang jatuh itu dengan keistimewaanya masing-masing (Yudas 6; Mat 5:41).
     DOSA KESOMBONGAN
                    Sampai detik ini, tujuan iblis tak berubah dia ingin disembah (diidolakan) seperti Allah dan juga ingin membuat anak-anak Tuhan dan para hamba Tuhan jatuh. Salah satu cara efektif untuk menjatuhkan adalah melalui musik. Panggung musik, termasuk mimbar di gereja sangat sepat menjadikan seseorang terkenal, karena lahan tersebut sarat dengan entertainment untuk mempertontonkan kebolehan yang dimiliki kepada banyak orang. Bahkan tidak sedikit penyanyi atau pemusik yang menjadi idola publik. Itulah sebabnya kita harus tahu bahwa walaupun dewasa ini liturgi gereja didominasi oleh musik, namum pujian dan penyembahan dalam ibadah sama sekali bukan untuk entertainment atau show. Juga bukan untuk menyenangkan gembala sidang atau pemimpin pelayanan lainnya. Tujuan utamanya adalah menyenangkan Bapa di Surga. Di sinilah terlihat perbedaan antara pelayan musik gereja dengan pemain musik sekuler. Karena selain perlu keahlian bernyanyi dan penguasaan alat musik, karakter setiap pelayan menjadi perhatian serius. Sikap hati pelayan itu harus benar dan menjaga kekudusan hati serta kehidupan yang berkenan. Kalau tidak, seorang musisi Kristen mungkin menjadi musisi terkenal dan ternama tetapi tidak dapat menjadi berkat maksimal dalam pelayannnya.Orang sejenis ini dikategorikan sebagai orang berkharisma tapi tak berkarakterkan Kristus.

    Friday, May 3, 2013

    Orang Kristen Sebagai Iman (Lewi Part 3)

    POLA KEIMAMAN SEBELUM PL (SEBELUM DI SINAI)
    Pada mulanya Allah mau setiap orang adalah imam bagi dirinya sendiri, hal ini terlihat sejak awal zaman. Baik Kain maupun Habel diajarkan untuk menjadi imam di hadapan Allah secara langsung (Kej 4:3-4).  Bahkan tercatat pada zaman Nuh, kepala keluarga (laki-laki) bertindak sebagai imam (Kej 8:20). Demikian pula pada zaman Abraham setiap kepala keluarga adalah “imam” bagi kelompoknya (Kej 12:7). Ia sendiri bertanggung jawab untuk mempersembahkan korban-korban (Kej 15: 9-10) dan upacara-upacara kudus (Kej 28: 18). Ia juga memberi berkat atas nama Allah (Kej 27: 27). Ishak, anak Abaraham pun melakukan hal itu (Kej 26:25). Yakub juga mempersembahkan korban sembelihan di gunung itu. Ia mengundang makan sanak saudaranya... (Kej 31:54). Ayub, yang diperkirakan hidup di sekitar zaman Abraham atau sebelumnya juga mempersembahkan korban bakaran (Ayub 1:5).
    POLA KEIMAMAN DALAM PL (SETELAH DARI SINAI)
    Dalam Keluaran 19:6 Allah menyatakan rencanaNya untuk menjadikan bangsa Israel sebagai kerajaan imam. Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan

    120 Juta Tahun Lalu, Burung Punya Dua Ekor

    Tim paleontologi dari Chinese Academy of Sciences, di Beijing, China, mengungkapkan bahwa 120 juta tahun lalu burung memiliki dua ekor. Te...