Labels

Friday, May 11, 2012

Pohon dan Burung Pelatuk...

Ada sebuah pohon yang sedang berbuah lebat, buahnya terliahat kuning keemasan sangat menggiurkan.
Seekor burung jalak terbang kepohon tersebut, dengan suara keras berteriak memuji pohon tersebut. "Pohon  yang subur, engkau terlihat indah dengan buah-buah pohon ini." Pohon setelah mendengar pujian tersebut berkata kepada burung jalak, " Teman, tinggallah ditempat saya!"

Kemudian, seekor burung kenari terbang kepohon ini, menghadap pohon ini sambil bernyanyi, " Pohon ini sangat hijau, buahnya sangat wangi, sangat bagus!"
Pohon berkata kepada burung kenari ini, " Jika engkau ingin memakan buah, silakan ambil saja!"

Seekor burung pelatuk terbang ke pohon ini, dia mematuk-matuk disana sini di badan pohon buah, membuat pohon buah sangat kesakitan, sambil menjerit kesakitan berteriak kepada burung pelatuk, burung pelatuk berkata, "Saya melihat di dalam tubuh anda ada seekor  ulat, saya ingin mematuk keluar, jika tidak, maka anda akan sakit dimakan ulat..."

Thursday, May 10, 2012

Kisah seorang bell-boy dan rolls-royce

Saat usianya 15 tahun, ayahnya sakit keras yang tak kunjung sembuh. Mulai saat itu juga, ia harus mencari pekerjaan. Setiap hari libur, ia bekerja di pabrik elektronik sebagai pengecek sirkuit elektronik. Namun karena penghasilannya tak memadai, akhirnya ia keluar dari sekolah.

Suatu kali, ada seorang temannya yang mengajaknya bekerja sebagai bellboy di sebuah hotel mewah. Tawaran itu tak disia-siakannya. Tugas bellboy adalah mengangkat tas dan bawaan tamu dari mobil ke kamar hotel dan sebaliknya. Sebagai bellboy ia kerap mendapat uang tips. Hanya saja ada aturan, setiap uang tips harus disetorkan ke kepala portir.

TUKANG CUKUR DAN TUHAN

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.
 
Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang TUHAN.
Si tukang cukur bilang,”Saya tidak percaya kalau TUHAN itu ada”.
“Kenapa kamu berkata begitu ?” tanya si konsumen.
“Begini, coba kamu perhatikan di depan sana, di jalanan…. untuk menyadari bahwa TUHAN itu tidak ada”.
“Katakan kepadaku, jika TUHAN itu ada. Adakah yang sakit? Adakah anak-anak terlantar? Adakah yang hidupnya susah?” .

Kisah Segelas Susu

Suatu hari, seorang anak miskin yang berjualan dari rumah ke rumah untuk membiayai sekolahnya merasa sangat lapar tapi hanya mempunyai uang satu sen. Ia memutuskan untuk minta makan di rumah berikutnya, namun segera kehilangan keberaniannya ketika seorang gadis cantik telah membukakan pintu. Sebagai gantinya ia minta air.Gadis itu melihat bahwa si anak kecil tampak kelaparan, ia lalu membawakannya segelas besar susu. Anak itu pun meminumnya perlahan-lahan.
“Berapa harus kubayar segelas susu ini?” kata anak itu.

Monday, May 7, 2012

This picture was done with one pen stroke


This picture was done with one pen stroke, was made back in 1884.
It starts on tip of the nose and ends on the bottom.


120 Juta Tahun Lalu, Burung Punya Dua Ekor

Tim paleontologi dari Chinese Academy of Sciences, di Beijing, China, mengungkapkan bahwa 120 juta tahun lalu burung memiliki dua ekor. Te...