Labels

Friday, May 3, 2013

Asal Mula Suku Lewi Menjadi Iman besar (Lewi Part 1)

Banyak orang Kristen salah memahami mengenai suku lewi. Suku Lewi di kalangan Israel dianggap sebagai gambaran dari para musisi rohani masa kini. Pendapat ini tidak sepenuhnya benar. Untuk itu sebaiknya kita menggali lebih cermat tentang sejarah pengangkatan  suku Lewi sebagai imam dan fungsinya.
NENEK MOYANG SUKU LEWI
Ada baiknya untuk merunut tentang Lewi ini mulai dari Abraham yang sudah dikenal banyak orang. Seperti yang kita tahu bahwa dari Abrahamlah 3 agama besar lahir, yaitu Yahudi (berasal dari Ishak, yang lahir dari Sara – Kej 21:2-3), Islam (berasal dari Ismael, anak yang dilahirkan dari pembantunya, Hagar - Kej 16:15 bdn Gal 4:22) dan Kristen (dianggap sebagai Israel rohani – Gal 3:7-9,29). Anak Abraham yang bernama Ishak tersebut menikah dengan Ribka dan melahirkan anak kembar Esau dan Yakub (Kej 25:21-26). Anak kedua Ishak

Arti Kata HOSANA

Kata “HOSANA” tentu sudah tidak asing lagi di telinga orang Kristen, tetapi banyak orang yang belum memahami makna sesungguhnya, sehingga kadang diucapkan atau diteriakkan dalam situasi yang kurang tepat atau tidak pada konteksnya. Namun demikian dapatlah dimengerti seiring berjalannya waktu, kalau arti HOSANA sudah bergeser dari yang sebenarnya.
 MAKNA HOSANA DALAM PERJANJIAN LAMA
             Kata “HOSANA” ditemukan dalam kitab Perjanjian Lama di Mazmur 118:25, ditulis “Ya Tuhan berilah kiranya keselamatan! Ya Tuhan berilah kiranya kemujuran!”. Dalam bahasa Ibrani: A’YEHOVAH HOSYI’AH NA’ ‘ANA’ YEHOVAH HATSELIKHAH NA’.
            Menurut The Bauer-Danker Lexicon, kata HOSYANA’ adalah bentuk Aramaic dari kata IBrani HOSYI’AH NA’. Dalam pola bahasa Ibrani, HOSYANA’ terdiri dari hiphil imperative HOSYA’, selamat, dari kata dasar ‘YASYA’ (menyelamatkan). Kemudian diikuti oleh kata mini ‘NA’ yang berarti “memohon” [leksikon Ibrani : I (we) pray, now, please], yang berasal dari kata ‘ANA’, yang umumnya diterjemahkan “doa”, atau kami memohon kepadaMu. Sehingga istilah HOSYI’ANA ini dapat diartikan secara hurifiah: “Tolonglah kami (KJV: save now), kami memohon!”. Jadi kata ini merupakan sebuah permintaan untuk suatu bantuan yang tetap. “Datanglah membantu!” Dalam bahasa Jerman

Saturday, March 9, 2013

Umpan Iblis Dalam Tarian Harlem Shake

Tarian ini sedang menjadi tren berikutnya setelah video Gangnam Style yang dipopulerkan oleh Psy, Korea Selatan. Ada agenda dan umpan Iblis dari tren-tren media & entertainment semacam ini. Perhatikan video berikut ini:

Fakta mengenai Harlem Shake:
1. Diciptakan pertama kali pada tahun 1981 oleh orang bernama "Al B" (baca: albee), seorang warga di pemukiman Harlem, New York.
2. Pepatah yang pernah diucapkan Al B (albee) mengenai tarian ini, "a drunken shake anyway, it's an alcoholic shake, but it's fantastic, everybody appreciates it." (Sebuah goyangan mabuk, sebuah goyangan alkoholik, namun fantastis, setiap orang menghargainya.)
3. Al B (albee) menceritakan bahwa tarian ini berasal dari Mesir kuno, dan mendeskripsikan apa yang para mumi lakukan karena tubuh mereka terbungkus kain kafan yang melilit mereka. Karena mereka tidak bisa bergerak bebas, maka mereka bergoyang (shake).

Monday, March 4, 2013

George Saa (Putra Papua Peraih Nobel Fisika)



Ada orang Indonesia meraih Nobel? ini bukanlah mimpi kosong. Harapan itu terbersit ketika pertengahan April 2004,Sepitinus George Saa Seorang Putra Papua,Yang memenangi Lomba “first step to nobel in physics”.Ya Ini adalah Perlombaan paling bergengsi Seantro Jagad. Ini mewajibkan pesertanya menuliskan Penelitiannya apa saja dibidang fisika, kemudian hasil penelitian tersebut dikirim dalam bhs inggris ke juri internasional di Polandia.Pada Kompetisi “FIRST STEP TO NOBEL IN PHYSICS” hasil Septinus George Saa tidak menuai satu bantahan pun dari juri.
Oge,Panggilan akrabnya,Menemukan Cara menghitung Hambatan Antara Dua Titik Rangkaian Resistor tak hingga yang membentuk Segitiga Dan Hexagon.Formula Ini ia tuangkan dalam papernya yaitu “INFITE TRIANGLE AND HEXAGONAL LATTICE NETWORKS OF IDENTICAL RESISTOR”,paper ini mengungguli ratusan paper dari 73 negara yang masuk ke meja juri.Juri yang beranggotakan 30 jawara fisika hanya butuh waktu 3 hari untuk memutuskan bahwa pemuda yang berusia 17 tahun asal Jayapura ini meraih emas. Wow...!
Bagaimana perjalanan Oge sebelum meraih Nobel. Seperti inilah ceritanya:
Oge Lahir 22 September 1986,Ia memang pintar sejak kecil. Tidak Seperti Einstein yang pernah tinggal kelas, Oge selalu juara kelas Sejak Bangku SD-SMP,bahkan ketika ia masih kelas 4 SD ia pernah ditawari gurunya untuk mengikuti Ebtanas kelas 6. Namun Mamanya melarang karena salah satu kakaknya juga sedang mengikuti Ebtanas.
Selepas SD dan SMP yang kerap di warnai bolos ini. Oge Diterima Di SMUN 3 Buper Jayapura,Ini adalah sekolah unggulan milih pemerintah. Kepintaran Otak Sang Mutiara Hitam dari Timur Indonesia mulai bersinar saat ia menjuarai Olimpiade Kimia tingkat daerah.karena prestasinya Ia mendapat bea siswa untuk ke Jakarta, Namun Mama nya melarang pergi.
Prestasinya rupanya membutuhkan sedikit kenakalan. dibantu kakaknya Frangky, ia berangkat Diam2. Ia memberitahu mamanya sesaat sebelum menaiki tangga pesawat. Menyadari anak pergi meninggalkan tanah Papua, Mamanya pun menangis sedih selama dua minggu.
Namun Oge membuktikan bahwa kepergiannya tidak Sia-Sia. Tangis Sedih mamanya berganti menjadi tangis haru ketika bulan November 2003 ia berhasil menduduki peringkat 8 dari 60 peserta lomba matematika kuantum Di India.Prestasi nya pun memuncak saat ia berhasil menggenggam emas hasil riset fisikanya.Mamanya pun tidak pernah menangis lagi.

Monday, January 14, 2013

Makanan yang tidak boleh dimakan secara bersamaan.

Susu kedelai dengan telur

http://wb3.itrademarket.com/pdimage/50/1107250_eggs1.jpg

http://anida.mypointer.info/wp-content/uploads/2009/06/susu-kedelai.jpg

Karena susu kedelai bisa mengurangi aktivitas dari enzim protease, yang digunakan oleh tubuh untuk membantu memetabolisme protein. Sementara diketahui bahwa telur merupakan makanan yang kaya akan protein.

120 Juta Tahun Lalu, Burung Punya Dua Ekor

Tim paleontologi dari Chinese Academy of Sciences, di Beijing, China, mengungkapkan bahwa 120 juta tahun lalu burung memiliki dua ekor. Te...