Labels
- attitude (24)
- beautiful (7)
- DID YOU KNOW? (44)
- Inspiratif (29)
- professing faith (6)
- Video (25)
- Wisdom (32)
-
Sungguh sangat tak mungkin Allah yang begitu suci dapat menciptakan satu makhluk yang kemudian menjadi iblis jahanam. Ini sebenarnya berte...
-
Pada suatu hari ada seorang penebang kayu yang sedang menebangi cabang sebuah pohon yang melintang di atas sungai. Tiba-tiba kapaknya terj...
-
Kata “HOSANA” tentu sudah tidak asing lagi di telinga orang Kristen, tetapi banyak orang yang belum memahami makna sesungguhnya, sehingga ...
Monday, October 21, 2013
Legenda Li Ching Yuen, Pria Berusia 256 Tahun
Pada Mei 1933, majalah The New York
Times dan Time memberitakan kematian seorang kakek tua yang berasal dari
China bernama Li Ching Yuen. Yang menjadi perdebatan adalah umurnya. Li
Ching Yuen mengaku bahwa dia lahir pada tahun 1736. Dengan demikian
berarti dia berusia 197 tahun pada hari kematiannya.
Bagaimana Proses Terjadinya Air Mata?
Air
mata berasal dari proses yang disebut lakrimasi. Lakrimasi diambil dari
kata lacrima, yang dalam bahasa Latin berarti “air mata”. Lacrima gland (kelenjar air mata) yang terletak di bagian atas mata, tepatnya di bagian antara kelopak mata dan alis secara rutin menyebarkan cairan yang membasahi mata setiap kali mata berkedip.
Amygdala, Pengatur Emosi Anda
Selain IQ atau kecerdasan intelektual, EQ (emotional quotient) juga
penting dalam hidup seseorang. EQ adalah kemampuan seseorang untuk
menerima, menilai, mengelola, serta mengontrol emosi dirinya dan orang
lain di sekitarnya.
Menurut Howard Gardner (1983) terdapat lima pokok utama dari kecerdasan emosional seseorang, yakni mampu menyadari dan mengelola emosi diri sendiri, memiliki kepekaan terhadap emosi orang lain, mampu merespon dan bernegosiasi dengan orang lain secara emosional, serta dapat menggunakan emosi sebagai alat untuk memotivasi diri.
Menurut Howard Gardner (1983) terdapat lima pokok utama dari kecerdasan emosional seseorang, yakni mampu menyadari dan mengelola emosi diri sendiri, memiliki kepekaan terhadap emosi orang lain, mampu merespon dan bernegosiasi dengan orang lain secara emosional, serta dapat menggunakan emosi sebagai alat untuk memotivasi diri.
![]() |
| worldental.org |
Pameran Seni Manipulasi Foto Sebelum Era Digital
Fotografi era digital dengan software olah gambar telah membawa
perubahan dalam dunia fotografi dengan meningkatnya kesadaran akan
sejauh mana hasil foto dapat dimanipulasi. Sebelum era digital ternyata
praktek manipulasi foto sudah dilakukan.
"Faking It: Manipulated Photography Before Photoshop at Metropolitan Museum of Art" adalah pameran terbesar pertama fotografi manipulasi sebelum era digital.
Pameran ini diadakan di Metropolitan Museum of Art, New York. Dibuka mulai dari tanggal 11 Oktober 2012 dan akan berlangsung sampai 27 Januari 2013.
Menampilkan sekitar 200 foto yang dibuat antara tahun 1840 hingga 1990 dengan berbagai tema seperti: seni, politik, berita, entertainment dan komersial.
Foto-foto dalam pameran ini diubah dengan menggunakan berbagai teknik seperti multiple exposure, combination printing, photomontage, overpainting dan retouching pada negatif film atau hasil cetak.
Berikut adalah beberapa foto yang dipamerkan dalam acara tersebut:

Scene of Murder and Decapitation (1870)
"Faking It: Manipulated Photography Before Photoshop at Metropolitan Museum of Art" adalah pameran terbesar pertama fotografi manipulasi sebelum era digital.
Pameran ini diadakan di Metropolitan Museum of Art, New York. Dibuka mulai dari tanggal 11 Oktober 2012 dan akan berlangsung sampai 27 Januari 2013.
Menampilkan sekitar 200 foto yang dibuat antara tahun 1840 hingga 1990 dengan berbagai tema seperti: seni, politik, berita, entertainment dan komersial.
Foto-foto dalam pameran ini diubah dengan menggunakan berbagai teknik seperti multiple exposure, combination printing, photomontage, overpainting dan retouching pada negatif film atau hasil cetak.
Berikut adalah beberapa foto yang dipamerkan dalam acara tersebut:

Scene of Murder and Decapitation (1870)
Permainan Fotografi Dengan Teknik Manipulasi Perspektif yang Keren dan Unik
Fotografi sekarang seakan menjadi tren terbaru bagi semua kalangan
masyarakat. Seiring dengan semakin terjangkaunya harga alat dan
pendukung fotografi, tak pelak lagi memunculkan banyak sekali ide-ide
kreatif yang sangat menarik dan menghibur.
Salah satu teknik yang sekarang memiliki banyak penggemar, atau mungkin secara tidak sengaja Anda sering juga menggunakan teknik ini, adalah teknik manipulasi perspektif. Berawal dari permainan lucu, teknik ini menjadi sebuah aliran tersendiri.
Salah satu teknik yang sekarang memiliki banyak penggemar, atau mungkin secara tidak sengaja Anda sering juga menggunakan teknik ini, adalah teknik manipulasi perspektif. Berawal dari permainan lucu, teknik ini menjadi sebuah aliran tersendiri.
Subscribe to:
Posts (Atom)
120 Juta Tahun Lalu, Burung Punya Dua Ekor
Tim paleontologi dari Chinese Academy of Sciences, di Beijing, China, mengungkapkan bahwa 120 juta tahun lalu burung memiliki dua ekor. Te...


